TUGAS KEWIRAUSAHAAN KE 2

Jumat, 05 Desember 2014
Posted by ade rizal tosi


Nama : Ade Rizal Tosi
Kelas : 4ID03
NPM : 30411133
Tugas Kedua

1. Sebutkan dan jelaskan tujuan perencanaan organisasional ?
Perencanaan adalah proses menentukan bagaimana organisasi dapat mencapai tujuannya, dimana ditujukan pada tindakan yang tepat melalui melalui proses analisa, evaluasi, seleksi diantara kesempatan-kesempatan yang diprediksi terlebih dahulu.
Pengorganisasian adalah suatu proses pembentukan kegunaan yang teratur untuk semua sumber daya dalam sistem manjemen. Penggunaan yang teratur tersebut menekankan pada pencapian tujuan sistem manajemen dan membantu wirausahawan tidak hanya dalam pembuatan tujuan yang nampak tetapi juga didalam menegaskan sumber daya yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.
Tujuan Perencanaan adalah membentuk usaha yang terkoordinasi dalam organisasi. Perencanaan Organisasional mempunyai dua tujuan :
1)      Tujuan Perlindungan (Protective) : meminimisasikan resiko dengan mengurangi ketidakpastian di sekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajerial yang berhubungan.
2)      Tujuan Kesepakatan (Affirmative) : meningkatkan tingkat keberhasilan organisasional.

2. Henry Fayol mengemukakan enam belas garis pedoman umum ketika mengorganisasi sumber daya-sumber daya, sebutkan ?
1)      Menyiapkan dan melaksanakan rencana operasional secara bijaksana.
2)      Mengorganisasi faset kemanusiaan dan bahan sehingga konsisten dengan tujuan, sumber daya, dan kebutuhan dari per soalan tersebut.
3)      Menetapkan wewenang tunggal, kompeten, enerjik, dan menuntun.
4)      Mengkoordinasi semua aktivitas-aktivitas dan usaha-usaha.
5)      Merumuskan keputusan yang jelas, berbeda, dan tepat.
6)      Menyusun seleksi yang efisien sehingga tiap-tiap departemen dipimpin oleh seorang manajer yang kompeten, enerjik, dan tiap-tiap karyawan ditempatkan pada tempat dimana dia bisa menyumbangkan tenaganya secara maksimal.
7)      Mendefinisikan tugas-tugas.
8)      Mendorong inisiatif dan tanggung jawab.
9)      Menberikan balas jasa yang adil dan sesuai bagi jasa yang diberikan.
10)  Memfungsikan sanksi terhadap kesalahan dan kekeliruan.
11)  Mempertahankan disiplin.
12)  Menjamin bahwa kepentingan individu konsisiten dengan kepentingan umum dari organisasi.
13)  Mengakui adanya satu komando.
14)  Mempromosikan koordinasi dahan dan kemusiaan.
15)  Melembagakan dan memberlakukan pengawsan.
16)  Menghindari adanya pengaturan, birokrasi, dan kertas kerja.

3. Sebutkan keuntungan dan kerugian dalam pembagian tenaga kerja.
Keuntungan :
1)      Pekerja berspesialisasi dalam tugas tertentu sehingga keterampilan dalam tugas tertentu meningkat.
2)      Tenaga kerja tidak kehilangan waktu dari satu tugas ke tugas yang lain.
3)      Pekerja memusatkan diri pada satu pekerjaan dan membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien.
4)      Pekerja hanya perlu mengetahui bagaimana melaksanakan bagian tugas dan bukan proses keseluruhan produk.
Kerugian :
1)      Pembagian kerja hanya dipusatkan pada efisiensi dan manfaat ekonomi yang mengabaikan variabel manusia
2)      Kerja yang terspesialisasi cenderung menjadi sangat membosankan yang akan berakibat tingkat produksi menurun.

4. Menurut Chester Barnard akan makin banyak perintah manajer yang diterima dalam jangka panjang apabila terdapat hal-hal mengenai? Sebutkan.
1)      Saluran formal dari komunikasi digunakan oleh manajer dan dikenal semua anggota organisasi.
2)      Tiap anggota organisasi telah menerima saluran komunikasi formal melalui mana dia menerima perintah.
3)      Lini komunikasi antara manajer bawahan bersifat langsung.
4)      Rantai komando yang lengkap.
5)      Manajer memiliki keterampilan komunikasi yang memadai.
6)      Manajer menggunakan lini komunikasi formal hanya untuk urusan organisasional.
7)      Suatu perintah secara otentik memang berasal dari manajer.
Jenis-Jenis Wewenang :
1)      Wewenang Lini.
2)      Wewenang Staf.
3)      Wewenang Fungsional.
Delegasi
Terdapat tiga langkah dalam proses pendelegasian :
1)      Membebankan semua kewajiban tertentu pada individu.
2)      Proses pendelegasian melibatkan pemberian wewenang yang semestinya kepada bawahan.
3)      Penciptaan kewajiban pada bawahan untuk melaksanakan kewajiban yang dibebankan
Kendala bagi proses pendelegasian
1)      Kendala yang berhubungan dengan penyelia.
2)      Kendala yang berhubungan dengan bawahan.

3)      Kendala yang berhubungan dengan organisasi.

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

Senin, 20 Oktober 2014
Posted by ade rizal tosi

Nama          :           Ade Rizal Tosi
Kelas           :           4ID03
NPM           :           30411133

1.      Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya. Wirausahawan (bahasa Inggris: entrepreneur) adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Tiga jenis perilaku wirausaha yaitu:
·         Wirausaha yang memiliki inisiatif
·         Wirausaha yang mengorganisir mekanisme sosial dan ekonomi untuk 
  menghasilkan sesuatu
·         Menerima resiko atau kegagalan

2.      Kunci penting seorang wirausahawan adalah berpikir kreatif, inovatif, berani mengambil resiko dan tidak mudah putus asa.
Karakteristik menurut Mc Clelland:
·      Keinginan untuk berprestasi
·      Keinginan untuk bertanggung jawab
·      Preferensi kepada resiko-resiko menengah
·      Persepsi kepada kemungkinan berhasil
·      Rangsangan oleh umpan balik
·      Aktivitas energik
·      Orientasi ke masa depan
·      Keterampilan dalam pengorganisasian
·      Sikap terhadap uang
·      Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi :
·      Kemampuan inovatif
·      Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
·      Keinginan untuk berprestasi
·      Kemampuan perencanaan realistis
·      Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
·      Obyektivitas
·      Tanggung jawab pribadi
·      Kemampuan beradaptasi
·      Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator

3.   Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland, yaitu:
a.  Kebutuhan untuk berprestasi (nAch)
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi, karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Contohnya, Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk reward terhadap usaha yang dilakukannya tersebut.
b.  Kebutuhan untuk berafiliasi (n Afi)
Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI). Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Contohnya Seorang yang memiliki keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain.
c.  Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.Contohnya, seorang atasan ingin dapat mengendalikan dan mempengaruhi bawahannya, dimana para karyawannya berperilaku sesuai yang diinginkan oleh atasan tersebut.

4.   Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru, yaitu:
·           Kebutuhan akan sumber penemuan.
·           Hobi atau kesenangan pribadi.
·           Mengamati kecenderungan-kecenderungan.
·           Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada.
·           Kegunaan lain dari barang-barang biasa.
·           Pemanfaat produk dari perusahaan lain.

5.   Unsur dasar analisa pulang pokok antara lain:
  • Biaya tetap biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume kegiatan tertentu.Besar kecilnya biaya tetap dipengaruhi oleh kondisi perusaha an jangka panjang, teknologi dan metode serta strategi manajemen.
  • Biaya variabel: biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan
  • Biaya total: keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produksi dalam proses input otput.
  • Pendapatan total
  • Keuntungan
  • Kerugian
  • Titik pulang pokok

6.   Pembagian dalam bentuk-bentuk kepemilikan diantaranya yaitu:
·         Kepemilikan perseorangan, dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang, sehingga
       laba yang diterima tidak perlu dibagi-bagi,
·         Kepemilikan kongsi, dimiliki dan dijalankan oleh 2 orang atau lebih,
       kepemilikan bersama atas harta, umur perusahaan terbatas, adanya
       pembagian laba,
·         Perusahaan perseroan, perusahaan yang memiliki badan hukum, kewajiban
       pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang dimilikinya, kepemilikan
       perusahaan dapat berpindah tangan, eksistensi relatif stabil.

7.   Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia :
1. Perekrutan karyawan
Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali terdapat posisi yang kosong.
2. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
3. Pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.
4. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.
SUMBER DARI SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber dari dalam organisasi :
• Karier
Karir pekerjaan dari seorang karyawannya yang begitu meningkat, memungkinkan karyawan tersebut akan mengisi posisi yang kosong.
• Promosi jabatan, promosi dari dalam biasanya mempunyai keuntungan (1) membangun moral, (2) mendorong karyawan untuk bekerja lebih keras dengan harapan akan mendapatkan promosi, dan (3) membuat individu cendrung tinggal dengan organisasi kewiraswastaan tertentu karena kemungkinan promosi di masa depan.
• Rotasi jabatan
Rotasi jabatan bisa dilakukan apabila itu diperlukan untuk kepentingan perusahaan.
Sumber dari luar organisasi :
• Para pesaing
Satu sumber eksternal sumber daya manusia yang umumnya terbuka adalah organisasi kewiraswastaan pesaing. Karena terdapat beberapa keuntungan membajak sumber daya manusia dari pesaing, tipe pembajakan ini telah menjadi praktek yang umum.
Diantara keuntungan-keuntungannya adalah: (1) pesaing akan harus membayar pelatihan individu sampai saat penyewaan, (2) organisasi kewiraswastaan pesaing mungkin akan agak diperlemah dengan kehilangan individu, dan (3) sekali disewa, individu menjadi sumber informasi yang berharga mengenai bagaimana cara terbaik bersaing dengan bekas organisasinya
• Badan/agen penempatan kerja
Suatu agen penempatan kerja adalah suatu organisasi yang mengkhususkan diri di dalam menyesuaikan individu dengan organisasi. Agen-agen tersebut membantu orang-orang untuk menemukan pekerjaan dan organisasi yang memerlukan tenaga kerja.
• Lembaga pendidikan, beberapa wiraswastawan pergi secara langsung ke perguruan tinggi untuk mewawancarai mahasiswa-mahasiswa yang mendekati kelulusan. Sekolah bisnis, sekolah teknik, sekolah seni, dan lain-lain mempunyai sumber daya manusia yang agak berbeda untuk ditawarkan. Usaha penarikan tenaga kerja hendaknya dipusatkan pada sekolah-sekolah dengan kemungkinan tertinggi untuk menyediakan sumber daya manusia semestinya bagi posisi lowong.
• Mass media informasi
Mungkin sumber tenaga kerja manusia yang potensial yang paling luas adalah pembaca dari publikasi-publikasi tertentu. Untuk bisa menemukan sumber ini,
wiraswastawan bisa memasang iklan pada media masa. Iklan tersebut hendaknya menguraikan posisi yang lowong secara mendetail dan mengumumkan bahwa organisasi kewiraswastaan menerima lamaran dari individu yang memiliki kualifikasi. Tipe posisi yang hendak diisi
menentukan tipe publikasidi mana suatu iklan hendak dipasang.
Seleksi
Adalah pemilihan individu untuk disewa dari semua individu-individu yang telah direkrut
Tahap-Tahap Proses Seleksi
• Penyaringan Pendahuluan dari rekaman, berkas data, dll
• Wawancara Pendahuluan
• Tes Kecerdasan (intelegence)
• Tes Bakat (Aptitude)
• Tes Kepribadian (Personality)
• Rujukan Prestasi (Performance References)
• Wawancara Dianostik
• Pemeriksaan Kesehatan
• Penilaian Pribadi





Pencemaran Logam Berat Sungai Siak

Minggu, 29 Juni 2014
Posted by ade rizal tosi

Sungai Siak merupakan salah satu sungai yang terdalam di Indonesia, yaitu memiliki kedalaman ± 20-30 meter. Sungai Siak memiliki panjang bentangan ± 300 kilometer yang melewati empat wilayah administrasi kabupaten dan satu wilayah administrasi kota yaitu Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar dan kota Pekanbaru dimana seluruh aliran Sungai Siak berada dalam wilayah administrasi Propinsi Riau. Hal inilah yang menjadikan Sungai Siak menjadi sungai spesifik Riau. Kondisi Sungai Siak saat ini termasuk dalam kategori kritis. Hal ini dilihat dari indikasi berupa kawasan rawan banjir dan longsor, erosi, pendangkalan dan penurunan kualitas air akibat pencemaran. Perubahan kualitas lingkungan Sungai Siak disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan semakin meningkatnya kegiatan industri, pelabuhan dan limbah domestik perkotaan.

Pencemaran di Sungai Siak disinyalir disebabkan oleh banyaknya industri yang membuang limbahnya langsung ke Sungai Siak. Selain itu limbah domestik dari kegiatan perkotaan juga sangat berpengaruh terhadap penurunan kualitas lingkungan sungai. Kegiatan pelayaran yang tinggi juga telah menyebabkan semakin tertekannya Sungai Siak, terutama yang berada dalam wilayah administrasi Kota Pekanbaru yang merupakan wilayah sungai dengan intensitas kegiatan yang sangat tinggi. aktivitas industri, limbah perkotaan di sepanjang perairan dapat memberikan dampak buruk terhadap perairan tersebut yang ditandai dengan masuknya sejumlah beban pencemar termasuk logam berat ke dalam lingkungan perairan yang menyebabkan terganggunya ekosistem dan degradasi lingkungan. Mengingat efek negatif yang dapat ditimbulkan dari keberadaan logam berat yang berada di perairan Sungai Siak, pencemaran yang ditinjau dari parameter logam berat di Sungai Siak. yang berada di wilayah administrasi Kota Pekanbaru.


Pencemaran Air

Kamis, 29 Mei 2014
Posted by ade rizal tosi
Pencemaran Air. Lihat disini

Pertambahan Penduduk dan Lingkungan Pemukiman

Senin, 28 April 2014
Posted by ade rizal tosi
TUGAS KELOMPOK
PENGETAHUAN LINGKUNGAN
PERTAMBAHAN PENDUDUK DAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN DI JAKARTA



Disusun Oleh :

Nama/NPM     : Ade Rizal Tosi          /30411133
                          Muhammad Indra S  /34411873
                          Rendy Wahyu Adia  /35411969
Dosen              : Dian Putri Kemala



JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
BEKASI
2014
Pertumbuhan penduduk yang terjadi di indonesia yang terus bertambah tiap tahunnya tanpa adanya penanganaan dari pemerintah telah menyebabkan beberapa dampak yang menghawatirkan karena minimnya lingkungan hidup yang dapat ada hasil yang terjadi akibat dari hal tersebut muculnya pemukiman pemukiman liar yang ada dimana mana seperti pada gambar berikut ini.

            Dampak lingkungan tempat tinggal liar seperti ini hanya akan menyebabkan rusaknya lingkungan hidup di sekitarnya yang menyebakan tumbuhnya wabah penyakit.
Dengan kepadatan penduduk DKI Jakarta tertinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia,dimanatahun 2012 kepadatan penduduk di provinsi DKI Jakarta adalah sebesar 14.996 jiwa per Km2 apabila dibandingkan tahun 2011 yaitu 14.739 jiwa per Km2maka terjadi peningkatan rata-rata sebesar 257jiwa per Km2,maka air merupakan salah satu kebutuhan yang cukup vital dalam kehidupan setiap makhluk hidup termasuk manusia/penduduk. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan meningkatnya aktivitas serta derajat kehidupan di DKI Jakarta harus diikuti oleh pemenuhan kebutuhan terhadap air bersih.Kegunaan air bersih bagi manusia dan sebagian besar penduduk terutama untuk kepentingan rumah tangga, industri, pertanian dan lainnya. Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane adalah sungai yang mengalir di DKI Jakarta, bersama 11 sungai lainnya.Sebagian dari 13 sungai tersebut diolah oleh PDAM untuk dialirkan ke rumah tangga, perusahaan dan tempat-tempat umum lainnya.Sumber air dan badan-badan air di DKI Jakarta dinilai telah tercemar untuk kebutuhan air bersih dan kontinuitasnya juga kurang terjamin. Pada musim kemarau debit air yang mengalir terlalu kecil bahkan cenderung kotor. Sedangkan pada musim hujan, air melimpah sering tidak tertampung dan mengakibatkan pipa saluran air bersih pecah dan bocor, sehingga menimbulkan banjir.
Sumber: http://bplhd.jakarta.go.id/slhd2012/Docs/Lap_SLHD/Lap_3B.htm
            Dampak lingkungan yang terjadi dalam hal ini tidak jauh karena faktor ekonomi yang sangat memprihatinkan karena banyaknya pengangguran yang ada di indonesia serta mahalnya harga sebuah tempat bagi mereka yang tidak mampu serta dari pola pikir kebanyakan orang yang tidak tinggal di pinggiran sungai ini tidak pernah memikiran biaya serta kebutuhan mereka sebagai manusia dengan hidup dengan berpedoman KB (keluarga berencana) yang hanya memiliki 2 anak, mereka hanya memikirkan tentang kehidupan mereka sendiri tanpa melihat dampak yang akan terus berkelanjutan apabila kebanyakan penduduk terus seperti ini.

            Berdasarkan tabel ini pertumbuhan penduduk dari tiap tahun terus bertambah dan hanya memliki penurunan sedikit dari hasil yang terus seperti ini hanya akan menimbulkan dampak lingkungan dan pemukiman yang semakin tidak terkontrol, seharusnya dari pemerintahan sesegera melakukan penertiban lingkungan dengan cara yang sangat efektif dan hal ini sudah dilakukan di banyak negara seperti cina yang mealokasikan sebuah tempat tinggal sebuah rumah susun (Rusun) karena metode ini merupakan metode yang paling efektif untuk menyusun sebuah tata letak sebuah pemukiman yang lebih baik dibandingkan tempat tinggal yang tidak karuan yang berada di pinggiran sungai yang sangat berbahaya apabila rumah-rumah tersebut rubuh karena faktor cuaca angin atau sebuah gempa yang sedang melanda.


Kondisi Udara di Riau Membahayakan

Kamis, 27 Maret 2014
Posted by ade rizal tosi
Kondisi Udara di Riau Membahayakan


NEFOSNEWS, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau kembali meluas. Akibatnya asap mulai pekat dan kondisi udara di beberapa wilayah di Riau kini kembali pada tingkat yang membahayakan.  
Dari data Satgas Tanggap Darurat Asap Riau di Pekanbaru, indeks pencemaran udara yang terpantau pada Rabu (26/03/2014) di daerah Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, mencapai angka 500 Psi (pollutant standar indeks). Dengan indeks di atas angka 300, dapat dikatakan polusi udara pada level "Berbahaya" (hazardous).

Selain itu ada beberapa wilayah lain yang kualitas udaranya mulai tidak sehat. Berdasarkan pantauan dua alat indeks pencemaran udara milik perusahaan PT Chevron Pacific Indonesia di Duri, Kabupaten Bengkalis menunjukkan angka 105 dan 156. Indeks pencemaran di daerah Libo juga mencapai 169, dan di Minas Kabupaten Siak mencapai 101.

"Riau memang kembali berasap," ujar Agus Wibowo, Kepala Divisi Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara dari hasil pantauan satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA)-18 pada Selasa (25/03/2014) pukul 18.00 WIB terdapat  41 titik panas (hotspot). Jumlah ini meningkat dari pantauan sehari sebelumnya yang hanya memantau 5 titik panas.
Sebanyak 41 hotspot tersebut tersebar di Kabupaten Rokan Hilir 12 titik, Bengkalis 11 titik, Dumai 7 titik, Siak 5 titik, Pelalawan 3 titik dan Kepulauan Meranti 3 titik. Sedangkan, pantauan dari Satgas Pasukan Darat menunjukan ada 28 titik kebakaran besar di lapangan.

Slamet Riyadi, analis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, menjelaskan kabut asap tipis ini muncul kembali karena Riau kembali dilanda cuaca kering. Cuaca ini terjadi akibat adanya siklon tripis. Hujan diperkirakan akan turun pada 28 Maret mendatang. (ima rusdiana)



Opini : dari musibah yang melanda wilayah Riau ini  menyebabkan banyak daerah yang terkena dampaknya sebanyak 41 spot dari 5 titik panas di Riau yang memiliki potensi udara yang berbahaya oleh sebab itu masyarakat harus siaga terhadap abut asap yang tebal ini karena telah mencapai tingkat 500 Psi dengan indeks diatas angka 300 populasi udara tersebut di katakan hazardous oleh karna itu dari pihak Riau dan masyarakat harus tetap memakai masker dan berhati hati saat keluar rumah untuk melakukan aktifitasnya karna kondisi yang berbahaya ini atau agar dihimbau agar masyarakat tidak keluar rumah untuk melakukan aktifitas yang tidak terlalu di perlukan selama kondisi masih berbahaya.

Teknik Sampling Probabilitas Dan Non-Probabilitas

Jumat, 08 November 2013
Posted by ade rizal tosi

Metode Sampling
Dalam perencanaan suatu penelitian,peneliti dihadapkan pada pilihan untuk mempelajari keseluruhan unsure populasi (manusia atau benda) atau mempelajari hanya sebagian unsure yang diambil dari bagian atau populasi yang lebih besar.
Sampling terdiri dari berbagai jenis. Dalam perencanaan sampling akan ditentukan bagaimana unsure diambil dari populasi yang lebih besar atau populasi induk dan berapa jumlah unsure yang akan diambil.

Perencanaan sampling probabilitas
Perencanan yang menentukan probabilitas atau besarnya kemungkinan setiap unsure dijadikan sampel. Factor pengawasan yang mendasari semua perencanaan sampling probabilitas yang utama ialah sifat keacakan. Perencanaan sampling probabilitas yang biasa digunakan mencakup :
• Sampling acak sederhana (simple random sampling)
Pengambilan sampel dalam teknik random ini, peneliti ini memperkirakan sampel dalam populasi berkedudukan sama dari segi2 yang akan diteliti.
• Sampling acak distratifikasi secara proposional
Jika penelitian kita memerlukan data bertingkat, berstrata atau bergelombang dan berlapis2.
• Sampling acak distratifikasi secara tidak proposional
Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel, bila populasi berstrata tapi kurang proposional.
• Sampling area atau gugus (area or cluster sampling)
Teknik sampling daerah digunakan untuk menentukan sampel bila objek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas.

Perencanaan sampling nonprobabilitas
Teknik pengambilan sampel tidak member peluang/kesempatan sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Tujuan umum dari perencanaan sampling probabilitas ialah memperoleh gambaran kasar dari sekumpulan unsure sampel.
Dalam sampel non probabilitas sukar untuk menentukan jumlah kesalahan sampling, sehingga peneliti tidak dapat menggeneralisasikan secara langsung beberapa temuannya dengan populasi yang lebih besar. Ini karena populasi yang ada sebagian besar tidak teridentifikasi dengan salah satu atau semua variasi sampling nonprobabilitas. Perencanaan sampling non probabilitas yang biasa digunakan mencakup:
• Sampling sistematik
Teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut. Sampling sistematik biasanya digunakan dalam traffic survey atau marketing research.
• Sampling kuota
Teknik untuk menentukan sampel secara bebas dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.
• Sampling aksidental
Teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data.
• Sampling purposive
Teknik penentuan sampel untuk tujuan tertentu saja. Misalnya pada penelitian tentang disiplin pegawai, maka sampel yang dipilih adalah orang yang ahli dalam bidang kepegawaian saja.
• Sampling bola salju (snowball sampling)
Teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian sampel ini disuruh memilih teman-temannya untuk dijadikan sampel. Begitu seterusnya, sehingga jumlah sampel semakin banyak.
• Sampling saturasi
Sama sekali bukan sampling, karena metode tersebuit didefenisikan sebagai perolehan semua unsure sampel dalam suatu populasi tertentu yang mempunyai karakteristik yang diinginkan peneliti.
• Sampling dense
Sampling secara padat. Terletak diantara sampling acak sederhana dan sampling saturasi. Dengan menaikkan fraksi sampling menjadi satu setengah dan mengambil mayoritas responden yang memiliki sifat atau karakter yang diinginkan peneliti bisa dianggap sampling dense.
Welcome to My Blog
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Arsip Blog

- Copyright © aderizaltosi -Eureka 7 Ao- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -